Jumat, 20 Januari 2012

Setia Melayani (Mrk 3:20-21)


RENUNGAN HARIAN: Sabtu, 21 Januari 2012
Mrk 3:20-21
Sekali peristiwa Yesus bersama murid-murid-Nya masuk ke sebuah rumah. Maka datanglah orang banyak berkerumun pula, sehingga makan pun mereka tidak dapat. Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu,
mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka, “ Ia tidak waras lagi.”

Setia Melayani
Ketika kita sedih, kita sering mengharapkan orang yang dekat dengan kita menghibur kita. Kita butuh perhatian orang-orang sekitar kita. Namun, pada saat perhatian itu tidak kita temukan, otomatis kita kecewa berat. Dan yang paling menyedihkan lagi, orang yang dekat dengan kita bahkan yang termasuk keluarga kita, memburuk-burukkan kita di hadapan orang lain. Singkatnya, kita sangka teman padahal lawan.
Pengalaman seperti ini sungguh dialami oleh Yesus. Injil yang cukup singkat ini menggambarkan hal itu. Yesus cukup memperhatikan pelayanan-Nya bagi banyak orang bahkan sampai makan pun Ia tidak sempat. Tanggapan negatif atas perbuatan baik Yesus kepada banyak orang sehingga Ia tidak sempat makan, datang dari keluarga Yesus sendiri. Mereka menuduh Yesus tidak waras lagi. Pernyataan ini sungguh menyakitkan.
Dalam keseharian hidup kita hal serupa bisa muncul. Tidak semua pelayanan kita mendapat dukungan dari para saudara kita, bahkan boleh jadi mereka menuduh kita yang bukan-bukan. Dalam kesempatan ini, kita diundang untuk melihat pengalaman Yesus. Yesus sendiri sudah terlebih dahulu diburuk-burukkan orang, terlebih itu datang dari kalangan keluarga-Nya sendiri. Namun, Yesus tetap bertahan untuk melakukan hal yang baik. Karena Yesus tahu bahwa hal itu adalah kehendak Bapa-Nya. Maka mari tetap setia pada perbuatan baik, meskipun tantangan datang dari orang terdekat kita! (DG).

Pelita Hati: “Tetaplah setia melakukan perbuatan baik, meskipun tantangan datang dari orang terdekat kita!”.

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar