Senin, 30 Januari 2012

RENUNGAN HARIAN: Sabtu, 4 Februari 2012


RENUNGAN HARIAN: Sabtu, 4 Februari 2012
Mrk 6:30-34
Yesus mengutus murid-murid-Nya mewartakan Injil. Setelah menunaikan tugas itu mereka kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu Yesus berkata kepada mereka, “ Marilah kita pergi ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah sejenak!” Memang begitu banyaknya orang yang datang dan pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat.
Maka pergilah mereka mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat, dan mereka mengetahui tujuannya. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu dan mereka malah mendahului Yesus. Ketika mendarat, Yesus melihat jumlah orang yang begitu banyak.
Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Yesus mengajarkan banyak hal kepada mereka.

PEDULI PADA SEMUA ORANG
Ketika seseorang sukses menyelesaikan suatu pekerjaan maka hatinya akan dipenuhi oleh sukacita. Demikian pula pengalaman para murid Yesus ketika mereka kembali dari medan tugas yang dipercayakan kepada mereka. Pada saat mereka kembali, Yesus pun mengundang mereka untuk menyingkir ke suatu tempat yang sunyi untuk merefleksikan kembali pengalaman mereka masing-masing. Dalam hal ini Yesus mau mengajarkan kepada mereka akan pentingnya membagi waktu untuk menimba kekuatan dari Tuhan sehingga mereka mampu melawan setiap godaan yang datang.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak pernah lepas dari godaan yang menyesatkan. Untuk mengatasi godaan itu, kita harus menimba kekuatan dari Allah lewat relasi pribadi kita dengan Tuhan. Hendaknya kita mampu membagi waktu kita untuk menimba kekuatan dari Allah agar kita mampu melawan setiap godaan yang datang. Kekuatan yang kita peroleh dari Tuhan akan memampukan kita untuk melihat sesama yang membutuhkan bantuan kita. Di sinilah kita dituntut untuk memiliki hati seperti Yesus sehingga kita mampu membantu semua orang yang membutuhkan pertolongan. Kita semua diundang untuk peduli terhadap sesama kita (FP).

Pelita Hati: “Setiap orang diundang Tuhan untuk peduli terhadap sesama sesuai keadaan kita”.

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar