Jumat, 27 Januari 2012

Bersama Yesus Kita Selamat (Mrk 4:35-41)

RENUNGAN HARIAN: Sabtu, 28 Januari 2012
Mrk 4:35-41
Pada suatu hari, ketika hari sudah petang, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Marilah kita bertolak ke seberang.” Mereka meninggalkan orang banyak yang ada di sana lalu bertolak, dan membawa Yesus dalam perahu itu di mana Ia telah duduk ; dan perahu-perahu lain pun menyertai Dia. Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat, dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air. Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid membangunkan Yesus dan berkata kepada-Nya, “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” Yesus pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau, “Diam! Tenanglah!” Lalu angin itu reda dan danau pun menjadi teduh sekali. Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain, “Siapakah gerangan orang ini? Angin dan danau pun taat kepada-Nya?”

BERSAMA YESUS KITA SELAMAT
Membaca Injil hari ini kita mungkin dan bahkan pasti merenungkan gelombang, pencobaan dalam hidup kita. Yesus sangat mencintai murid-murid-Nya. Oleh karena itu, Dia mengajak murid-Nya untuk berlayar ke tempat yang lebih menyenangkan. Barangkali pada saat itu cuaca kurang memungkinkan sehingga ombak sangat kencang mengakibatkan perahu mereka semakin oleng. Para murid  pun ketakutan sehingga mereka memohon agar Gurunya  menolongnya. Para murid yakin bahwa dengan bantuan Gurunya, yaitu Yesus mereka akan selamat.
Ternyata benar, lewat hardikan-Nya ombak pun terdiam dan suasana semakin aman. Tapi peristiwa ini membuat Yesus merasa heran kepada para murid-Nya karena mereka begitu takut. Mengapa kamu begitu takut? Ketakutan dan kegembiraan para murid itu membuat mereka semakin bertanya siapa sebenarnya Guru mereka itu. Mereka takut karena belum memahami bahwa Dia adalah Almasih utusan Allah.  Dengan permenungan ini, kita semakin disadarkan agar kita semakin mengenal Yesus dalam kehidupan kita. Dengan bersama Yesus kita akan selamat.
Tentu kita pun dalam kehidupan harian kita sering merasa ketakutan. Ketakutan ini membuktikan bahwa kita juga belum mengenal-Nya lebih dekat. Jika demikian, mari mengenal Yesus lebih dekat. Pengenalan yang dalam dan dekat pada-Nya akan mengubah rasa takut kita menjadi keberanian sehingga kita selamat. Semoga! (FP).

Pelita Hati: “Pengenalan pada Yesus akan mengubah rasa takut kita menjadi keberanian dalam mengarungi liku-liku hidup ini”.

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar